Daulat Nusantara

:: gus muh Dicanangkannya Deklarasi Juanda yang terjadi pada tarikh 13 Desember 1957 menjadi semacam terumbu terkoneksinya marka nusantara sebagai kawasan sekaligus wawasan. Kawasan adalah ruang, sementara gagasan adalah waktu.  Sebagai kawasan, nusantara adalah zamrud…

Memuliakan Buku

:: gus muh Setiap masa memiliki penanda khas pameran buku. Di era pemerintahan Sukarno, pameran buku berpanglimakan politik. Karena itu namanya “Gelanggang Buku”. Sejak digelar pertama kali pada 1958, partai-partai yang memiliki keluarga penerbitan mendapatkan…

Pemberontak (Tak) Selalu Salah

:: gus muh Pada tahun 2008 Indonesia Buku via Petrik Matanasi pernah mengumpulkan sekira seratusan renik pemberontakan di Nusantara; mulai daripemberontakan Arok hingga Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Organisasi PapuaMerdeka (OPM), dari pemberontakan petani di…

Minat Baca

Masyarakat seperti dikutuk selalu menjadi dasar bagi lahirnya sebuah proyek dari pemerintah. Tak sudah-sudah. Di semua bidang kehidupan. Dari soal kebodohan, kekumuhan, hingga “minat baca” yang payah. Saya ingin mengutipkan kegeraman seorang pemikir perpustakaan kelahiran…

Tunapolitik Bawah Air

:: gus muh Maritimkah visi bangsa di zaman kiwari? TIDAK! Setidaknya uraian di bawah ini menunjukkan bahwa maritim sebagai kebijakan negara sudah mampus; namun tidak sebagai gagasan dan ide dalam komunitas masyarakat.  Untuk melihat keberpihakan…

Strategi (Menjual) Warisan Budaya

:: gus muh Kongres Kebudayaan 2013 diselenggarakan saat heboh pencurian Museum Nasional belum juga hilang dari halaman koran cetak dan daring. Peristiwa itu menandai satu fase paling genting bahwa sesungguhnya kita tak tahu bagaimana mengelola…

Si Penjual Warisan

:: gus muh Percayalah, tempe itu warisan. Bahkan sumbangan Jawa untuk (seni masak) dunia. Jika tak percaya, tanyakan kepada sejarawan Onghokham. Pada pergantian alaf ketiga, 1 Januari 2000 di Kompas Edisi Milenium, ia menulis argumentasinya…

Pasar Bangsawan

:: gus muh Ketika Kasunan Solo “mengobral” gelar bangsawan kepada politisi atau siapa saja yang mau “bayar”, kita dihadapkan pada fenomena bahwa kebangsawanan adalah pasar baru gelar. Bangsawan, sebagaimana gelar pendidikan modern, adalah fakta kultural,…

Penghancuran Buku (Fernando Baez)

:: gus muh Jangan pernah membayangkan pelaku penghancur buku adalah jenis manusia kerdil dan tak terdidik. Justru sebaliknya penghancur buku terbesar dalam sejarah adalah kaum biblioklas.  Siapa biblioklas?  Kaum ini adalah “orang yang berpendidikan, berbudaya,…