Bumi Manusia Bukan Film “Kiri”
Tanggapan terhadap Tulisan Redi Panuju yang Dimuat Jawa Pos 28 Agustus 2019 Hanya ada dua kata yang bermutu dari esai Redi Panuju yang dimuat di Jawa Pos, 28 Agustus. “Film” dan “Kiri”. Ratusan kata yang…
Tanggapan terhadap Tulisan Redi Panuju yang Dimuat Jawa Pos 28 Agustus 2019 Hanya ada dua kata yang bermutu dari esai Redi Panuju yang dimuat di Jawa Pos, 28 Agustus. “Film” dan “Kiri”. Ratusan kata yang…
Saat tirai senja 19 Juli turun dari langit Jakarta bagian selatan, drama hidup yang penuh onak dari penulis prolifik Arswendo Atmowiloto berakhir selamanya. Jika kamu selalu bilang senja itu begitu romantik, yang saya ingat dari…
Di Indonesia secara umum dan secara khusus di Yogyakarta dan seantero Jawa Tengah, tahun 2019 bukanlah tahun yang penuh suka cita bagi musik jaz. Pasalnya, tahun ini dibuka dengan berita duka berpulangnya salah seorang penjaga…
Lupa tanggal pastinya, tetapi pekan saya bertanya kepada Ambo adalah pekan pertama September di tahun 2018. Lebih kurang pertanyaan itu berbunyi: sebagai warga yang hidup di masa Sukarno, apa yang paling diingat? Saya menduga, Ambo…
Saya masygul saat pertama kali meletakkan dua kaki saya ke bumi Sawerigading. Betapa tidak, saya berjumpa dengan frase “Lagaligo” bukan lagi di lembar perkamen tua, melainkan dipahat sebagai nama sebuah bandara. Bagi orang yang hanya…
Resensi adalah tanggapan atas berjalannya macam-macam peristiwa dunia dengan segala kekalutannya. Untuk menanggapi kelalutan dunia seperti itu, Ir. Sukarno, pendiri Republik Indonesia di usianya yang ke-40 memilih meresensi buku sebagai cara memberikan tanggapan. Ya, ya,…
Kalian tiba-tiba saja berubah menjadi peminta dan pemberi maaf saat Lebaran tiba setelah sebelumnya bertengkar hebat tanpa jeda. Bahkan, ada yang sama sekali risih saat khotib omong-omong politik elektoral di mimbar Lebaran (kalah misal ada)….
Jika cincin menjadi pengikat hubungan, bunga mawar sebagai penanda ikatan asmara, resensi bisa menjadi proklamasi dari sebuah pertemanan. Tanyakan soal ini kepada Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir, niscaya keduanya mengiyakannya. Paling tidak, dokumentasi soal meresensi…
Apresiasi Sastra yang ke-12 berarti satu dekade dua tahun pergelaran obrolan buku semalam yang diselenggarakan komunitas sastra yang menamakan diri Apresiasi Sastra. Berumah di media sosial–mulanya grup mailing list lalu Facebook–pergelaran sastra ini menjadi satu…
Jika kamu meresensi buku mengejar kebaruan dalam tema dan kekinian dalam tarikh penerbitan untuk koran-koran, majalah, blog, dan mikroblog, percayalah, ada orang yang justru berjalan kebalikannya. Tidak pula ia seperti Janus yang menyongsong masa depan…