Aku Mendakwa Hamka Plagiat (AMHP)! #Sidang 9

Hampir setahun Sidang Pembaca I:BOEKOE tak menggelar persidangan. Kali ini kami hadir lagi dengan menyeret sebuah buku karya kawan sebelah kamar: Muhidin M Dahlan. Buku yang disidang adalah karya terbaru Gus Muh (Panggilan karib MMD)…

Aku Mendakwa Hamka Plagiat: Pendapat Dewan Pembaca

Tentang Penulis Pembicaraan pertama mengenai buku AMHP dimulai dari pendapat Dasman Djamaluddin, seorang yang mengaku sebagai sejarawan, ia menulis di facebooknya pada Kamis, 23 Februari 2012 , 20:38 WIB: Penulisnya Muhidin M.Dahlan, tetapi tidak seorang…

Aku Mendakwa Hamka Plagiat! Komentar Anggota Sidang

“Tidak ada yang baru dengan buku ini, polemik ini sudah dihentikan di saat-saat pecahnya Pemberontakan PKI tahun 1965. Sama dengan polemik antara “Harian Merdeka” dengan “Harian Rakyat”. Polemik dihentikan oleh Pemerintah Indonesia.” (Dasman Djamaludin, Sejarawan)…

Politik Selembar Foto

Foto hitam putih yang sudah kabur dan berbintik itu nyaris ada di semua halaman buku ketika cerita sejarah sampai pada babak “Pemberontakan” Madiun 1948. Enam mayat menggelimpang dalam galian besar yang dangkal. Tambang-tambang putih masih…

Hamka Bukan Plagiator

::dasman djamaluddin Sebuah buku Aku Mendakwa Hamka Plagiat – Skandal Sastra Indonesia 1962-1964 hadir di hadapan kita. Di antara kita ada yang memilikinya dan mungkin saja ada yang belum. Buku ini terbit bulan September 2011…

Pram Mati Meninggalkan Polemik

Buku ini terbit sekira enam tahun setelah Pram mangkat atau 40 tahun setelah draf buku ini selesai dituliskan. Artinya, buku ini bukan buku yang ditulis ketika Soeharto tumbang, melainkan di masa ketika Pram dikucilkan dan…

Arsip Komunitas

Apa pentingnya arsip bagi komunitas? Komunitas apa pun itu. Soal itu yang menjadi muara mengapa LPM Ekspresi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan acara yang bertajuk: “Simposium Arsip dalam Jurnalistik” pada 22 Desember 2012 di Student…

Dari Madiun ke Penghancuran PKI

Menumpuk kajian tentang gerakan kiri bukan hobi, melainkan berjuang keras untuk fokus. Sebagaimana kata kakak klan yang sukses, Dahlan Iskan, pada November silam: “Dalam bahasa agama, ‘tidak fokus’ berarti ‘tidak mengesakan’. ‘Tidak mengesakan’ berarti ‘tidak…