Aku dan Blora (1)
::gus muh Sudah tujuh tahun buku “Cerita dari Blora” berdiri gagah di satu deretan rak karya Pramoedya Ananta Toer. Dan selama waktu panjang itu pula karya yang terbit pertama kali 1952 ini tak pernah kureken….
::gus muh Sudah tujuh tahun buku “Cerita dari Blora” berdiri gagah di satu deretan rak karya Pramoedya Ananta Toer. Dan selama waktu panjang itu pula karya yang terbit pertama kali 1952 ini tak pernah kureken….
::gus muh Judul Buku: Seabad Pers Kebangsaan: Bahasa Bangsa, Tanah Air BahasaSupervisi: Taufik RahzenKoordinator Riset dan Penulisan: Muhidin M DahlanPeriset: Agung Dwi Hartanto, Arahman Topan Ali, Argus Firmansah, Dian Andika Winda, Iswara N Raditya, Mahtisa…
::bagja hidayat Buku yang merekam gempita kesenian Lembaga Kebudayaan Rakyat. Dokumentasi penting, tak ada wawancara. Laporan dari Bawah (Sehimpun Cerita Pendek Harian Rakjat 1950-1965) Tebal: 558 halaman Lekra Tak Membakar Buku (Suara Senyap Lembar Kebudayaan…
::gus muh Buku ini adalah himpunan karya-karya yang pernah dituliskan Tirto Adhi Soerjo, bapak dari bapak bangsa Indonesia, sang dinamo pergerakan nasional, perintis penyadaran bangsa agar bergegas bangun dari tidur untuk segera menanggalkan nasib sebagai…
::gus muh “Apa faedahnya menyekolahkan gadis-gadis? Biar diajar terbang ke langit sekalipun, kalau tidak pandai memasak nasi dan sayur, maka suaminya tidak akan menyenanginya.” Dengan kesal Soendari menanggapi, “Ah,ah, kalau memang demikian watak laki-laki, maka…
::muhammad muhibbuddin Dalam perjalanannya sebagai bangsa, Indonesia diwarnai oleh peristiwa-peristiwa besar, heorik dan dramatis. Namun sayang, oleh kepentingan politik, sebagian dari peristiwa-peristiwa besar itu banyak yang ditutup-tutupi, ditelikung, dimisterikan dan bahkan dihilangkan jejak-jejaknya. Inilah barangkali…
::asep sambodja Wawancara Asep Sambodja dengan penyusun buku Lekra Tak Membakar Buku, Rhoma Dwi Aria Yuliantri dan Muhidin M. Dahlan. Apa yang melatarbelakangi Muhidin dan Rhoma melakukan penelitian dan kemudian menyusun buku Lekra Tak Membakar…
::peranita sagala Apa yang kuuraikan tentang buku ini, takkan cukup mewakili curahan isi kepalaku setelah membacanya. Lekra tidak membakar buku. Entah karena daya ingatku yang memang pas-pasan, entah karena minatku pada sejarah kala SMA dulu…
::h tanzil Jika kita mendengar kata Lekra, maka yang langsung terpikirkan oleh kita adalah sebuah lembaga kebudayaan bentukan PKI yang pernah membikin ricuh panggung budaya Indonesia di era Demokrasi Terpimpin (1950-1965), tukang ganyang, pembuat onar,…
::dini haiti zulfany Pssstt… bukan saya ‘aku’ di situ heheheh. Itu judul novelnya Muhidin M Dahlan yang waktu itu saya ceritain. Nah, jadi ceritanya, sekarang saya dah dapet sedikit mood nih untuk review pendapat saya…