Apa yang Dilakukan Pegiat Pustaka di Masa Pandemi?

Pandemi Covid-19 atau C-19 bukan bencana biasa. Ia memaksa semua orang yang tidak berkepentingan langsung dengan wabah untuk masuk rumah, menghindari banyak orang, dan hidup bersih. Pegiat pustaka tidak termasuk pihak “berkepentingan langsung” dengan penanganan…

Semangat Literasi Ternate: Wallace, Nuku, Buku

Ternate Book Festival yang diselenggarakan di Kota Ternate selama sepekan, 10-16 Februari, merupakan festival buku pertama yang datang dari generasi baru dengan pembiayaan secara kolektif antarkomunitas yang berjejaring. Dari fakta itu saja, TBF menjadi gelanggang…

Jangan Paksa Masyarakat Membaca Buku

Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang lebih akrab dipanggil Gus Baha dari Narukan, Kragan, Rembang mengutarakan unek-uneknya soal ngaji kitab. Ia bilang, ketimbang pengajian umum, digalakkan kembali pengajian kitab. Dengan seorang pemandu yang otoritatif, sebuah kitab…

Penulis Peng(h)ajar

Saya ingin membicarakan empat pokok pikiran soal “Penulis Meng(h)ajar”. Apa saja itu? Ikuti satu demi satu. Inilah pokok pertama ‘penulis meng(h)ajar’ itu. Yakni, kenali dengan sebaik-baiknya masa lalu. Gunakan “batu-batu” ingatan dari masa batu/candi itu…

Guru Kobayashi dari Sirenja

Saya membaca buku Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela dengan masygul saat tahun pertama mengikuti perkuliahan di kampus yang tugasnya mencetak manusia menjadi guru. Buku itu beredar dari tangan ke tangan. Entahlah, saya tangan ke berapa….

In Memoriam Arief Santosa (1965–2019)

Arief Santosa pergi dengan meninggalkan lara. Namun, kepergian jurnalis yang telah mengabdi 27 tahun untuk koran Jawa Pos itu sekaligus mengukuhkan sebuah keyakinan justru koran/majalah yang bersifat umum yang menjadi sekoci yang merekam geliat kebudayaan…