Seniman Berpolitik
“1000 kali seniman tak berpolitik, 1000 kali pula politik mencampuri seni dan seniman” – Amir Pasaribu Kutipan dari komposer musik legendaris Indonesia itu saya temukan dari kliping koran tua Harian Rakyat edisi 13 April 1957….
“1000 kali seniman tak berpolitik, 1000 kali pula politik mencampuri seni dan seniman” – Amir Pasaribu Kutipan dari komposer musik legendaris Indonesia itu saya temukan dari kliping koran tua Harian Rakyat edisi 13 April 1957….
:: gusmuh Menjadi partai, mestinya disadari lebih awal, adalah pertarungan menuju singgasana kekuasaan. Partai bukan seperti paguyuban sosial atau perkumpulan berbasis keagamaan yang imun dari cita-cita politik kuasa. Maka orang yang memasuki partai adalah pribadi…
:: gusmuh Warisan pemikiran sesungguhnya adalah serangkaian kutipan. Yang dimaksud kutipan di sini adalah pernyataan pendek yang diambil dari sebarisan panjang paragraf dari tulisan atau sekian panjang tuturan yang dinarasikan. Kutipan adalah mata rantai pembentukan…
Di Indonesia, secara genealogis, sepak bola diproduksi oleh daya politik yang kemudian bermetamorfosis sedemikian rupa dengan kompleksitas sejarahnya hingga kini menjadi arena niaga. Karena urusan politik, maka untuk pertama kalinya di Pemilu 1955 sepak…
ART|JOG|14 semacam survei visual pandangan politik ratusan seniman terhadap politik kiwari Indonesia dengan pertanyaan yang sama: apa yang diwariskan kekuasaan sejak Indonesia merdeka tahun 1945? Mari kita mulai dari jawaban seniman sepuh, Edhi Sunarso. Pematung…
:: gus muh Dengan anugerah berupa akal dan hati yang diberi Tuhan di bumi Indonesia, makilah orang-orang komunis sebagai dajjal di atas dajjal. Jangan sia-siakan umur dengan toleransi yang longgar agar paham orang-orang komunis yang…
:: gus muh Sebagaimana dosa yang selalu membuti manusia hingga akhir hayatnya, godaan plagiarisme juga selalu menempel dalam praktik kreativitas seorang “bangsawan fikiran”. Anggito Abimanyu, sang “bangsawan fikiran” yang mundur sebagai lektur di Universitas Gadjah…
:: gus muh Jika ditanya satu dari 100 teks yang paling berpengaruh pada abad 20 di Indonesia, maka saya tak ragu menyebut “10 Program PKK”. Bukan hanya sepuluh program itu ditabalkan sebagai teks pada 1982,…
:: gus muh Awas! Journalist harus berani mati/ Bekerja berat membanting diri/ Sebab dia hendak melindungi/ Guna mencari anak sendiri. Pasase itu berasal dari Mas Marco Kartodikromo. Walau ditulis pada Agustus 1918 di Sinar Djawa,…
:: gusmuh Setelah melanglang ke beberapa negara, pada akhirnya sastrawan masyhur Leo Tolstoy kembali ke kampung halamannya. Di Yasnaya Polyana, demikian nama kampungnya di selatan Rusia, Tolstoy mengelola sekolah desa dan bertani. Pada masa menjadi…