Pasangan Baru di Little Farm

KEMBARAN — Hadir tanpa akte dan surat-surat identitas diri (tanggal tetas/Day Old Chicks-DOC). Hanya satu yang pasti, Polito dan  White berasal dari Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY), Jl Bantul. Sudah berapa lama keduanya…

Migrasi ke Rumah Ayam

KEMBARAN — Ketika berusia 120 hari, Polito dkk bermigrasi ke Rumah Ayam yang dibangun pada 9 Mei 2014. Letaknya berada di sebuah lembah yang hijau. Di belakangnya terdapat bukit kecil, sementara di depannya terhampar danau…

Lima Terpilih ke Mahkamah Timbang

KEMBARAN — Memilih siapa yang menuju meja jagal seperti mengingatkan masa-masa kelam 1965-1966 ketika nasib manusia tunduk pada jari telunjuk. Siapa yang terkena tunjuk, berarti dialah yang dikirim ke liang kubur dengan cara-cara yang mengenaskan….

PKI Pemenang Pemilu 1955 di Karesidenan Semarang

Karesidenan Semarang terdiri dari Kota/Kabupaten Semarang, Salatiga, Kendal, Demak, dan Purwodadi. Bagi PKI, Semarang adalah tanah kelahiran. Kota ini melahirkan “SI-Merah” atau Islam Kiri a’la Indonesia yang kemudian bermetamorfosis menjadi Partai Komunis Indonesia pada awal…

Di Karesidenan Surakarta PKI Juara Pemilu 1955

:: gusmuh Partai Komunis Indonesia (PKI) berjaya di 3.021 TPS di Karesidenan Surakarta, antara lain di Kota Besar Surakarta (Solo), Boyolali, Sragen, Klaten, Karanganyar, Sukoharjo, dan Wonogiri. Kemenangan ini menjadikan Karesidenan Surakarta, terutama Solo, sebagai…

PKI Pemenang Pemilu 1955 di Yogyakarta

:: gusmuh Sebutan untuk Yogyakarta memang lengkap. Ibukota Revolusi, Kota Seni dan Budaya, Kota Pelajar, Kota Raja. Bila deret itu kita tambahkan, maka bisa berbunyi “Kota Merah” setelah PKI memenangkan Pemilu 1955 dengan total suara…

Di Pemilu 1955, PKI Posisi 3 di Jawa Barat

:: gusmuh PKI insyaf seinsyaf-insyafnya, Jawa Barat bukan basis utama mereka. Hampir sepanjang tahun, kampanye di media-media PKI untuk Jawa Barat adalah perlawanan sengit atas DI/TII. Bagi PKI, frasa “DI/TII” semacam kode untuk Jawa Barat…

40 Komik Strip PKI Pemilu 1955

:: gusmuh PKI tahu persis bagaimana memakai seni populer untuk mempengaruhi pemilih dan sekaligus mengajarkan warga desa yang masih banyak buta huruf untuk mencoblos di “Hari Raya” Pemilihan Umum (Editorial Harian Rakjat/PKI memang memberi judul…