Caleg “Orang-Bola” dari PKI di Pemilu 1955

:: gusmuh Kalau benar partai-partai itu mendukung dunia sepak bola, berani dong memberi jatah calon legislatif dari “orang-bola”. PKI sadar sepak bola itu penting. Bukan hanya teori belaka, tapi teraplikasi dalam tindakan politik. Partai lain…

Dunia Bebas, Dunia Gratis

:: gusmuh Di abad 20, soal hak cipta (right) bagi penemu dan industri adalah masalah hidup-mati. Serupa hak sejengkal tanah bagi seorang petani. Namun di era digital, perbincangan right nyaris mengalami antiklimaks. Ada tiga buku…

M.H. Lukman, Hikayat Seorang Anggota Dewan

:: gus muh Dengan anugerah berupa akal dan hati yang diberi Tuhan di bumi Indonesia, makilah orang-orang komunis sebagai dajjal di atas dajjal. Jangan sia-siakan umur dengan toleransi yang longgar agar paham orang-orang komunis yang…

Plagiator Tak Ada Matinya

:: gus muh Sebagaimana dosa yang selalu membuti manusia hingga akhir hayatnya, godaan plagiarisme juga selalu menempel dalam praktik kreativitas seorang “bangsawan fikiran”. Anggito Abimanyu, sang “bangsawan fikiran” yang mundur sebagai lektur di Universitas Gadjah…

Mas Marco Kartodikromo – Student Hidjo 5

Roman Student Hidjo berlatar kejadian di tahun 1912-1913 saat arus pergerakan dijalankan dengan perkumpulan modern (sarekat) dan medium jurnalistik dan literasi sebagai model penggalangan “opini umum”.  Di masa ini frase “merdeka” masih sangat samar, namun…

Mas Marco Kartodikromo – Student Hidjo 4

Perempuan Jawa bukanlah budak seks bagi kolonial. Mereka bukanlah makhluk lemah yang secara sewenang-wenang dijadikan gundik pejabat-pejabat pemerintah Belanda dan kemudian dibuang begitu saja setelah bosan memakainya. Perempuan Jawa dan Hindia memiliki martabat sebagai manusia…

Mas Marco Kartodikromo – Student Hidjo 3

Diskriminasi ras adalah soal gawat bagi Marco. Terutama ras dalam konteks politik kewarganegaraan. Marco, sebagaimana juga guru jurnalistiknya, Tirto Adhi Soerjo, bersikap bahwa sistem kewarganegaraan yang dibuat pemerintah kolonial bersifat rasis dan mestilah dilawan.  “Indische…

Mas Marco Kartodikromo – Student Hidjo 2

Dari judulnya saja, Student Hidjo, kita langsung tahu Marco mendaku tokoh ciptaannya sebagai kaum terpelajar. Hidjo adalah seorang student. Dan tak tanggung-tanggung, sebagaimana terbaca pada bab awal, pembaca langsung diperkenalkan dengan “rencana” kedua orangtua Hidjo,…

Mas Marco Kartodikromo – Student Hidjo 1

Mas Marco Kartodikromo yang lahir di Cepu, Blora, sepertinya hadir di kancah pergerakan dan pers sebagai pembangkang sejati. Benar, bahwa Marco secara jenjang pendidikan hanya lulus dari sekolah Ongko Loro, namun kapasitas intelegensinya seperti spon….

Bengkel Manusia, Bengkel Buku, Bengkel Digital

Manusia sakit memiliki bengkel. Namanya bengkel sakit. Keberadaan bengkel sakit–juga bengkel pemberantas bodoh pikiran–bagi sebuah kota adalah lampu sorot penanda bahwa kota itu modern atau tidak. Tiadanya dua bengkel itu mengabsahkan cap kota itu masih…