Pribumi dan Watak Kolonial

“Lebih membosankan adalah mengamati yang tidak membutuhkan sesuatu jalan menjangkarkan akar tunggang pada bumi dan tumbuh jadi pohon” (Minke dalam Pramoedya Ananta Toer, Anak Semua Bangsa, 1980) Kata pribumi kembali pasang mengikuti sebuah demonstrasi suatu…

Tak Ada Pram di Semarang

Pramoedya Ananta Toer (1925-2006) adalah sastrawan yang komplet. Ia adalah penulis yang prolifik, tapi sekaligus periset tangguh dan pendokumentasi yang tekun. Ia adalah pengarang yang introvert, tapi sekaligus komunal. Ia si penyendiri yang berbahaya. Penjara…

Gorong-Gorong Berita Bohong

Sepanjang Desember 2016 hingga Februari 2017, berita hoax atau berita bohong menjadi perbincangan yang kompleks dan berlapis. Bukan saja muncul gerakan untuk melawan hoax itu di berbagai kota, tapi juga ada usaha memasukannya dalam lema…

#TurbaLiterasi – Catatan Akhir dan Terima Kasih

Perjalanan menyusuri #TurbaLiterasi yang berlangsung selama 20 hari berakhir dengan menghasilkan 26 rekaman suara dari beragam kalangan; yang muda yang tua; petani, guru, hingga akademisi; dari komunitas literasi desa hingga komunitas seni dalam kota; dari…

#TurbaLiterasi – Senja(kala) Koran

​Kaltim Post yang beralamat di Gedung Biru Jl Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan ini dibaca 399 ribu orang setiap harinya. Menurut riset Roy Morgan Research Indonesia pada 2016, Kaltim Post, bukan saja harian pagi pertama…

#TurbaLiterasi – Periplus, Ada Harga Ada Rupa

Pepatah Jawa bilang, ono rego ono rupo. Semenjana dengan pepatah itu, toko buku Periplus berdiri. Ia menjadi semacam pemain tunggal rumah-rumah konsumsi buku untuk para pejalan bermoda transportasi udara.  Mahal? Pasti. Tapi, ia tetap berdiri…